Pengertian Mad thobi'i dalam kaidah ilmu tajwid
Mad Thabi’i مَدٌّ طَبِيعِيٌّ atau Mad Asli adalah mad dasar yang terjadi secara alami tanpa sebab tambahan.
Disebut “thabi’i” karena kalau mad-nya dihilangkan, bacaannya jadi rusak dan nggak enak didengar. “Asli” karena ini bentuk mad yang paling dasar.
1. Pengertian Singkat
Mad Thabi’i = memanjangkan huruf mad dengan kadar 2 harakat secara alami, tanpa ada hamzah atau sukun setelahnya.
2 harakat ≈ kira-kira waktu buka 2 jari.
2. Huruf Mad Thabi’i
Ada 3 huruf, harus dalam kondisi sukun dan didahului huruf yang sesuai harokatnya:
Huruf Mad | Syarat | Contoh
- ا Alif | Fathah sebelum alif | قَالَ /qōla/
- ي Ya sukun | Kasrah sebelum ya | قِيلَ /qīla/
- و Wawu sukun | Dhammah sebelum wawu | يَقُولُ /yaqūlu/
Kalau syaratnya nggak terpenuhi, itu bukan mad thabi’i.
Contoh: *عَيْنٌ* → ya sukun tapi sebelumnya fathah, jadi bukan mad. Itu namanya huruf lin.
3. Kadar Panjangnya
2 harakat saja. Nggak boleh lebih, nggak boleh kurang.
Kalau dipanjangin jadi 4-6 harakat, itu sudah masuk mad lain seperti mad munfashil atau mad lazim.
4. Contoh Ayat
مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ → baca mā-liki dan dī-n. Ada 2 mad thabi’i di situ.
نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ → baca na‘-bu-du dan nas-ta-‘ī-n.
هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ → baca hu-wa.
5. Bedanya Sama Mad Lain
Mad thabi’i itu “bersih”. Nggak ada hamzah atau sukun yang nempel setelah huruf mad dalam 1 kata.
Kalau setelah huruf mad ada hamzah → jadi Mad Wajib Muttashil / Mad Jaiz Munfashil.
Kalau setelah huruf mad ada sukun → jadi Mad Lazim atau Mad Arid Lissukun.
Rumus 5 detik:
Lihat ada ا ي و sukun? Lihat huruf sebelumnya. Kalau harokatnya cocok, panjangin 2 ketukan. Selesai, itu mad thabi’i.
Posting Komentar untuk "Pengertian Mad thobi'i dalam kaidah ilmu tajwid"