Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Makhroj dan sifat huruf ba

Berikut adalah penjelasan mengenai makhraj (tempat keluar) dan sifat-sifat dari huruf Ba' (ب) dalam ilmu tajwid:

1. Makhraj Huruf Ba' (ب)

Makhraj huruf Ba' adalah Asy-Syafatain (الشَّفَتَيْنِ), yaitu kedua bibir.

Secara spesifik, huruf Ba' keluar dengan cara merapatkan/menempelkan bibir atas dan bibir bawah secara kuat (lebih kuat tekanannya dibandingkan saat mengucapkan huruf Mim).

2. Sifat-Sifat Huruf Ba' (ب)

Huruf Ba' memiliki 6 sifat, yang terdiri dari 5 sifat yang memiliki lawan kata (berpasangan) dan 1 sifat yang tidak memiliki lawan kata.

A. Sifat yang memiliki lawan kata:

  1. Al-Jahar (الْجَهْرُ): Jelas/tertahan napas. Artinya, ketika mengucapkan huruf Ba', aliran udara atau napas kita tertahan (tidak berhembus).
  2. Asy-Syiddah (الشِّدَّةُ): Kuat/tertahan suara. Artinya, aliran suara tertahan secara sempurna pada makhrajnya karena kuatnya tekanan. (Huruf Ba' termasuk dalam bagian huruf Ajid Qatin Bakat / أجد قط بكت).
  3. Al-Istifal (الاِسْتِفَالُ): Merendah. Artinya, posisi lidah bagian belakang tetap di bawah (tidak naik ke langit-langit), sehingga huruf Ba' selalu dibaca tipis (tarqiq).
  4. Al-Infitah (الاِنْفِتَاحُ): Terbuka. Artinya, ada ruang terbuka antara lidah dan langit-langit mulut saat mengucapkannya, tidak terkumpul atau melekat.
  5. Al-Idzlaq (الْإِذْلَاقُ): Lancar/mudah keluar. Artinya, huruf Ba' termasuk huruf yang ringan dan cepat diucapkan karena letak makhrajnya berada di ujung atau bagian luar bibir. (Termasuk huruf Farra Min Lubbin / فر من لب).

B. Sifat yang tidak memiliki lawan kata:

  1. Al-Qalqalah (الْقَلْقَلَةُ): Memantul. Ini adalah sifat khusus huruf Ba'. Ketika huruf Ba' berharakat sukun (mati) atau waqaf (berhenti), suaranya harus memantul dengan jelas. Sifat ini muncul karena bertemunya dua sifat kuat sebelumnya, yaitu Al-Jahar (napas tertahan) dan Asy-Syiddah (suara tertahan). Untuk melepaskan tekanan tersebut, maka suaranya dipantulkan.

Kesimpulan & Cara Mempraktikkannya:

  • Saat mengucapkan huruf Ba' (ب):
  • Rapatkan kedua bibir dengan kuat hingga aliran napas dan suara tertahan (Jahar & Syiddah).
  • Pastikan bunyinya tipis (Istifal & Infitah), jangan dibaca tebal seperti "Bho".
  • Jika huruf Ba' tersebut mati/sukun (contoh: اَبْ - ab), lepaskan hantaman bibir tersebut dengan cepat sehingga menghasilkan pantulan suara yang bersih (Qalqalah): "Ab-ba".

Posting Komentar untuk "Makhroj dan sifat huruf ba"