Percakapan dengan Gemini Makhroj dan sifat huruf Ta
Dalam ilmu tajwid, huruf Ta’ (ت) memiliki makhorijul huruf (tempat keluar) dan sifat-sifat tertentu yang membedakannya dengan huruf lain. Berikut adalah penjelasan rincinya:
1. Makhroj Huruf Ta' (ت)
Makhroj huruf Ta' (ت) adalah Nathi’iyyah (نِطْعِيَّة).
Tempat keluarnya: Ujung lidah bertemu dengan pangkal dua gigi seri bagian atas (gusi bagian atas).
Makhroj ini sama dengan makhroj huruf Tho' (ط) dan Dal (د). Yang membedakan ketiganya adalah sifat-sifat hurufnya.
2. Sifat-Sifat Huruf Ta' (ت)
Huruf Ta' memiliki 5 sifat yang memiliki lawan (sifat mutadhaddah) dan tidak memiliki sifat yang tidak memiliki lawan (sifat ghairu mutadhaddah). Total sifatnya ada 5, yaitu:
1. Al-Hams (الْهَمْس): Samar / Mengalirnya nafas.
Artinya: Ketika mengucapkan huruf Ta', ada aliran udara/nafas yang keluar. Sifat hams pada huruf Ta' akan sangat jelas terdengar ketika huruf ini berharakat sukun (تْ), berupa desisan kecil di akhir pengucapannya.
2. Asy-Syiddah (الشِّدَّة): Kuat / Tertahannya suara.
Artinya: Ketika mengucapkan Ta', suara tertahan kuat karena makhrojnya tertutup rapat sebelum akhirnya dilepaskan bersama nafas (hams). Catatan: Ta' memiliki sifat Syiddah sekaligus Hams. Cara mempraktikkannya adalah menahan suara terlebih dahulu (Syiddah), lalu melepaskannya dengan hembusan nafas (Hams).
3. Al-Istifal (الاِسْتِفَال): Menurun / Rendah.
Artinya: Posisi lidah bagian belakang turun atau merendah ke dasar mulut saat mengucapkan huruf Ta'. Hal ini menyebabkan huruf Ta' dibaca tipis (tarqiq), bukan tebal.
4. Al-Infitah (الاِنْفِتَاح): Terbuka.
Artinya: Terbuka atau renggangnya jarak antara permukaan lidah dengan langit-langit atas saat melafalkannya, sehingga suara tidak terkepung di dalam mulut. Ini semakin menguatkan sifat tipisnya huruf Ta'.
5. Al-Ismat (الْإِصْمَات): Tertahan / Diam.
Artinya: Huruf Ta' diucapkan dengan agak berat atau tidak keluar dengan cepat/lancar seperti huruf-huruf Idzlaq (huruf yang keluar dari ujung lidah/bibir dengan mudah).
Catatan Penting dalam Pengucapan Huruf Ta' (ت):
Hati-hati dengan Hams-nya: Desisan nafas (hams) pada huruf Ta' tidak boleh terlalu berlebihan hingga terdengar seperti huruf Sin (س). Hams pada huruf Ta' keluar secara alami akibat lepasnya tekanan makhroj yang tertahan (syiddah).
Saat Sukun: Sifat syiddah dan hams pada huruf Ta' akan sangat terlihat jelas ketika ia sukun atau mati (تْ), misalnya pada kata Wa idzā qulat (وَإِذَا قَالَتْ). Tahan suaranya sebentar, lalu lepaskan udaranya sedikit.
Bukan Qolqolah: Huruf Ta' tidak boleh memantul (qolqolah) saat sukun. Pantulan tersebut sering terjadi jika seseorang lupa mengeluarkan sifat hams (nafas)-nya.
Posting Komentar untuk " Percakapan dengan Gemini Makhroj dan sifat huruf Ta"